KONFLIK TIDAK UJUNG USAI HINGGA, IJONK LAPORKAN BALIK DHENA!

 

Ijonk Ancam Laporkan Balik Dhena, Benny Simanjuntak Singgung Agama

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Minggu, 05 Sep 2021 12:00 WIB
Dhena Frizzy
Ijonk dan Dhena Foto: Instagram @dhenafrizzy
Jakarta - 

Benny Simanjuntak terus pasang badan untuk keponakannya Jonathan Frizzy yang sedang berkonflik dengan Dhena Devanka. Kata Benny, Ijonk akan melaporkan balik Dhena Devanka atas dugaan KDRT.

Menurut Benny pihak Ijonk telah mengantongi bukti bukti, seperti visum, foto, hingga rekaman video. Keputusan itu diambil karena tak ada kesepakatan yang baik antara pihak Ijonk dan Dhena.

"Jadi karena kesepakatan antara keluarga Ijonk dan keluarga Dhena tidak dijalankan dengan baik. Kayaknya ini ngambil-ngambil selah. Jadi Ijonk juga akan melaporkan Dhena ke Polda karena Ijonk juga punya surat visum, punya foto dan rekaman," kata Benny Simanjuntak.

Benny menyebut pihaknya akan membuktikan siapa sebenarnya yang teraniaya. Benny juga menyinggung soal keyakinan sehingga akan menggugat keluarga Dhena.

"Jadi biar jelas ya, siapa yang teraniaya, siapa yang dianiaya dan masalah kepercayaan, saya juga akan gugat keluarganya. Jadi jangan main-main," kata Benny.

Selain ancaman jangan main-main, Benny juga menuduh pihak Dhena baik di depan tapi jahat di belakang.

"Jangan main-main kalau kita sudah mau baik-baik, hubungan baik-baik lah. Jangan bermanis di depan tapi jangan berpraktik gila di belakang ya. Tidak apa-apa, kita adalah negara hukum, kalau ada masalah hukum, kita selesaikan secara hukum begitu," pungkasnya.

Pada Mei 2021, Jonathan Frizzy dilaporkan Dhena Devanka ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Setelah laporan itu, Dhena Devanka melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Di sisi lain, Dhena Devanka mengaku perceraian adalah keputusan yang sangat berat baginya. Namun lantaran sudah mempertimbangkan matang-matang dan sangat panjang, Dhena berani mengambil keputusan itu.

"Pasti juga ini benar-benar keputusan yang sangat berat sekali. Tapi juga di sini keputusan ini juga harus saya ambil, setelah pertimbangan yang sangat panjang," kata Dhena Devanka.