PENAMPAKAN LEDAKAN DI ''PASURUAN'' HINGGA TEWASKAN DUA ORANG!!

 

Dahsyatnya Ledakan yang Hancurkan Rumah dan Tewaskan Dua Orang di Pasuruan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 10:01 WIB



Surabaya - 

Ledakan keras menghancurkan dua rumah dan menewaskan dua orang di Kabupaten Pasuruan. Dahsyatnya ledakan terdengar hingga radius 5 km.

Ledakan terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan sekitar pukul 08.00 WIB. "Ledakannya sangat keras, warga teriak 'tsunami, tsunami'. Banyak warga berhamburan dan azan," kata Ketua RT 01 Dusun Macan Putih, Murtadho di lokasi, Sabtu (11/9/2021).

Berdasarkan penuturan sejumlah warga, setelah ledakan keras, kondisi sekitar lokasi gelap. Kondisi gelap disebabkan abu dari 2 rumah yang hancur.

"Seketika kondisi gelap. Setelah kondisi terang, orang-orang datang menolong Pak Ghofar dan yang lain," ujar Citra, salah satu warga.

Korban tewas yakni Ghofar (40) dan ayahnya Mat Sidiq (60). Sedangkan korban luka adalah Fery (17) anak Ghofar dan Imron (30) adik Ghofar, Siti Khoiriyah (45) serta Arik (6) tetangga Ghofar.

"Ledakan diduga sejenis bondet atau bom ikan yang biasa digunakan nelayan untuk mencari ikan," kata Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono di lokasi.

Hery mengatakan, rumah tersebut diduga jadi lokasi pembuatan bom ikan. Penghuni rumah bekerja sebagai nelayan.

"Detailnya belum bisa kita pastikan. Namun berdasarkan keterangan beberapa warga di sini memang diduga tempat pembuatan bom ikan. Dari keterangan warga yang tinggal di sini pekerjaannya nelayan," terang Hery.

Berdasarkan penelusuran detikcom ke sejumlah warga, penghuni rumah tersebut membuat bondet dan menerima pesanan. Pemesan bom ikan bisanya datang 3 hari sekali mengambil bom ikan. Benda berbahaya itu biasanya hanya dibungkus dengan kardus air mineral.

Tim Gegana Brimob Polda Jatim sempat melakukan penyisiran di 2 rumah yang hancur akibat ledakan. Disusul Tim Puslabfor yang turun ke lokasi.

"Beberapa temuan Tim Gegana sudah dibawa ke Mako Polres Pasuruan Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Hery.

Polisi juga mengerahkan anjing pelacak atau tim K9 ke lokasi ledakan keras. Tujuannya untuk mencari potongan tubuh korban atau kemungkinan adanya jenazah lain.