Minta Kasus Polisi Banting Mahasiswa Terus Ditindaklanjuti, Fadli Zon: Ini Brutal dan Diluar Prosedur!

 

Minta Kasus Polisi Banting Mahasiswa Terus Ditindaklanjuti, Fadli Zon: Ini Brutal dan Diluar Prosedur!

- 16 Oktober 2021, 08:10 WIB
Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon.
Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon. /Twitter @fadlizon./

GALAMEDIA - Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan sebuah video aparat kepolisian yang membanting seorang peserta unjuk rasa di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Diketahui aksi ini bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-389 Kabupaten Tangerang pada Rabu 13 Oktober 2021.

Dalam video yang beredar, peserta aksi yang merupakan seorang mahasiswa itu mendapat perlakuan kasar dari oknum polisi.

Baca Juga: KPK Lakukan OTT di Sumatera Selatan, Siapa yang Ditangkap?

Terlihat oknum polisi itu memiting leher peserta aksi tersebut lalu digiring dan kemudian dibanting ke trotoar.

Kemudian, seorang polisi yang mengenakan baju berwarna cokelat menendang peserta aksi tersebut. Setelah dibanting dan ditendang, peserta aksi itu kejang-kejang.

Setelah kejadian ini, mahasiswa yang diketahui bernama Fariz sempat menyatakan bahwa dirinya sehat dan tidak alami kejang-kejang.

Brigadir NP juga terlihat menyatakan permintaan maafnya dan mereka sempat berpelukan.

Namun, kondisi Fariz ternyata memburuk hingga dirinya harus dibawa ke Rumah Sakit Ciputra di Panongan, Kabupaten Tangerang.

Ia akhirnya dirawat untuk mendapat pelayanan kesehatan.

Menanggapi hal ini, Anggota DPR Fadli Zon berharap agar Fariz segera pulih dan kasus ini jangan sampai dianggap angin lalu belaka.

"Smg mahasiwa yg dibanting polisi ini bisa segera pulih kembali," cuit Fadli Zon dikutip Galamedia dari Twitter @fadlizon, Sabtu 16 Oktober 2021.

Baca Juga: 21 Pramuka di Ciamis Dievakuasi Usai Tenggelam di Sungai Cileueur, 11 Meninggal Dunia, 10 Selamat

"Seharusnya oknum pelaku ditindak krn brutal n diluar prosedur," sambungnya.

Menurutnya, dengan adanya kasus kekerasan seperti ini membuat image kepolisian semakin buruk.

"Image buruk bagi kepolisian kita yg katanya mengayomi n melindungi," tandasnya.***