Rocky Gerung Dikecam Sana Sini Usai Senggol Ganjar-Puan Maharani

Rocky Gerung Dikecam Sana Sini Usai Senggol Ganjar-Puan Maharani


Rocky Gerung mendapat kecaman sana-sini gara-gara anggapan bahwa Ganjar Pranowo dan Puan Maharani bodoh di mata milenial. Kecaman datang dari pihak-pihak yang membela Ganjar dan Puan.

Rocky Gerung menyebut bahwa Ganjar dan Puan adalah dua sosok yang bodoh bagi milenial. Hal itu disampaikan Rocky Gerung dalam ‘Memprediksi Kemunculan Capres Ala Pembagian Wilayah Penanganan Covid (Jawa Bali – Non Jawa Bali)’ yang digelar KedaiKOPI, Jumat (15/10/2021).

“Jadi konyol kita berupaya menaikkan elektabilitas Ganjar Pranowo, padahal bagi milenial itu orang bodoh. Demikian juga Puan. Sama, mereka anggap ini orang nggak ngerti new grammar of world’s politic adalah gender equality, democracy, human rights,” ujar Rocky Gerung.

Kader Senior PDIP Aria Bima angkat bicara terkait anggapan Rocky Gerung bahwa Ganjar Pranowo dan Puan Maharani bodoh di mata milenial. Menurutnya, anggapan tersebut harus dilihat dari sudut pandangnya, sehingga tidak serta merta menyebut dua kader PDIP itu bodoh.

“Soal bodoh dan pintar itu tergantung dari sudut mana melihat dan mengkategorikannya. Tentu dengan masing masing dimensinya,” kata Aria Bima saat ditemui detikcom di Solo, Jumat (15/10) malam.

Tetapi, Aria Bima melanjutkan, jika dikaitkan dengan milenial dengan cakupan abstraksi kekiniannya, justru Rocky Gerung lebih terkenal dengan sikap kritis dan tidak sopan.


“Tapi kalau dikaitkan dengan milenial dengan cakupan abstraksi kekiniannya yang lagi mencari dan membentuk diri, agaknya Rocky Gerung yang terkenal cerdas dan kritis dan tidak sopan dalam berkomunikasi itu, kali ini terkesan asal ngebacot,” tuturnya

Dia beranggapan bahwa Rocky Gerung aditif untuk bisa terus tampil di media sosial (medsos). Sehingga, menyampaikan ungkapan-ungkapan yang terkesan mencari-cari masalah.

“Mungkin saja dia aditif terhadap tampil terus-menerus di medsos, karena itu jadi gila mencari-cari masalah. Rocky aditif atau kecanduan tampil di medsos, ya anggap saja dia gila. Itu asumtif saya,” tandasnya.

Ruhut Sitompul Singgung Rocky Gerung Mau Naikkan PD-AHY

Politikus PDIP, Ruhut Sitompul, membela Puan Maharani dan Ganjar Pranowo, yang disebut Rocky Gerung bodoh di mata milenial. Ruhut Sitompul menyinggung Rocky Gerung ingin menaikkan elektabilitas Partai Demokrat (PD) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Milenial itu ibarat kertas putih, bersih, jadi nggak pernah mereka mau ngikutin Rocky Gerung yang kerjanya ngehina-hina orang, yang akhirnya sekarang dia hidupnya terhina. Jadi sudahlah, milenial itu ibarat pria jatuhnya, hatinya selembut salju,” kata Ruhut kepada wartawan, Sabtu (16/10).

Ruhut Sitompul merupakan politikus yang sempat menjadi elite di Partai Demokrat. Ruhut menyebut Rocky Gerung masuk menjadi bagian Partai Demokrat.

“Rocky Gerung itu, sejak aku tinggalkan (Partai Demokrat), baru masuk Demokrat,” ujarnya.

Rocky Gerung selama ini memang dikenal dekat dengan Partai Demokrat dan AHY. Ruhut Sitompul curiga Rocky Gerung menyerang Ganjar dan Puan untuk mendongkrak elektabilitas Demokrat dan AHY.

“Jadi mungkin dia mau pakai cara itu,” sebut Ruhut.

“Mau ngangkat Demokrat dan AHY? Masih bisa terangkat gitu? Feeling aku ini Pak Moeldoko menang di PTUN dan di Mahkamah Agung. Mereka makin kalap saja, semua orang dibantai, siapa saja berseberangan dibantai,” imbuhnya.

JoMan Berang ke Rocky Gerung

Pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR Puan Maharani dianggap milenial orang bodoh menuai kritik. Kelompok Relawan Jokowi Mania (JoMan), yang kini mendukung Ganjar untuk Pilpres 2024, menilai Rocky memiliki pola pikir sinisme dan mental kolonialisme.

“Dia ingin menjajah pikiran orang lain dengan memaksakan pikirannya,” ujar Ketua Umum JoMan Imanuel Ebenezer kepada wartawan, Minggu (17/10).

Ia menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan oleh Rocky Gerung tersebut. Sebab, menurutnya, pernyataan Rocky soal Ganjar-Puan ditolak milenial itu tidak dibekali fakta.

Dengan demikian, kata Noel, pemikiran Rocky dinilai sinis dan hanya asal bicara. Lebih jauh, Noel menuturkan bahwa pernyataan itu dilandasi motif kebencian.

“Asal bicara dan berbeda karena lebih didasari motif kebencian,” katanya.