Didampingi Gibran, Menpora Sosialisasikan DBON di Solo

 

Didampingi Gibran, Menpora Sosialisasikan DBON di Solo

Senin, 29 November 2021 02:03Reporter : Arie Sunaryo
  •  
  •  


Potret Atta Halilintar dan Gibran. ©2021 Merdeka.com/Instagram Atta Halilintar

Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahrga (Menpora), Zainuddin Amali, didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membuka sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), di The Sunan Hotel Solo. Sosialisasi tersebut merupakan yang keenam dilakukan.

"Ini adalah yang keenam. Tuan rumahnya adalah UNES (Universitas Negeri Semarang) dan UNS (Universitas Sebelas Maret) Surakarta," ujar Zainuddin di sela pembukaan, Minggu (28/11).

Menurut Amali, sosialisasi masih terbatas untuk para pemangku kebijakan yang ada di tingkat provinsi maupun kabupaten kota.

"Ini masih sosialisasi tentang kebijakan, belum implementasi. Kita masih menyampaikan kepada para pemangku kepentingan yang ada si daerah," katanya.

Dikatakan Zainuddin, para pemangku kepentingan di daerah tersebut memiliki tanggung jawab terhadap pelaksanaan DBON. Peraturan Presiden (Perpres) No 86 tahun 2021 tentang DBON, lanjut dia, menjadi panduan dalam pembinaan olahraga bagi stakeholder olahraga termasuk para kepala daerah.

"Mohon dukungannya. Kita masif karena kita ngejar waktu. Karena target kita jelas, Olimpiade per Olimpiade. Paris 2024 sudah sangat dekat, jangan dianggap masih jauh. Maka target itu harus tercapai sehingga persiapan kita kesana harus kita lakukan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Selain membeberkan tahapan pelaksanaan dan tujuan DBON, Menpora juga mengajak masyarakat untuk menggelorakan olah raga.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mendukung penuh arahan dan program-program dari Kemenpora. Bahkan Kota Solo, lanjut dia siap menjadi destinasi wisata olah raga.

"Kita mendukung penuh arahan dari Pak Menteri, semua program-programnya. Solo juga siap menjadi salah satu destinasi wisata olah raga atau sport tourism. Karena Solo ini kota kecil tapi kota yang sangat lengkap untuk venue olahraganya,” katanya.

Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengapresiasi lahirnya Perpres No 86 tahun 2021 tentang DBON. Ia berharap kedepan prestasi olahraga Indonesia bisa naik ke puncak. Ia membandingkan negara-negara miskin seperti Mexico, Brasil, Paraguay dan lainnya bisa memiliki prestasi yang luar biasa.

"Parameter yang disampaikan pak menteri tadi luar biasa. Duq, Olimpiade dan Paralimpic. Jadi kalau SEA Games dan Asian Games itu hanya sasaran antara saja. Supaya puncak prestasi kita tidak hanya sekedar di Asia dan Asean tetapi juga di internasional," pungkas Jamal. [lia]