Dugaan Korupsi Formula E, Pengamat: Anies Baswedan Jangan Menghindar

 

Dugaan Korupsi Formula E, Pengamat: Anies Baswedan Jangan Menghindar

M Nurhadi
Dugaan Korupsi Formula E, Pengamat: Anies Baswedan Jangan Menghindar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjalan menuju ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (21/9/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) Rudi S Kamri turut menyoroti adanya dugaan korupsi Formula E Jakarta. 

Dikabarkan sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, pihaknya segera melakukan penyelidikan dugaan korupsi dalam Formula E.

Rudi menyebut, saat ini adalah waktu yang tepat bagi KPK untuk mendalami dugaan korupsi dalam gelaran Formula E.

"Saya mendukung KPK menelisik dana Formula E karena memang terlihat jelas disalahgunakan Pemprov DKI Jakarta," ucap Rudi dikutip dari Warta Ekonomi.

Baca Juga:KPK Hanya Mampu Proses 7 Persen Laporan Korupsi

Ia juga menyinggung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kurang komunikatif dalam menyampaikan proyek Formula E tersebut.

Menurut dia, hingga kini Anies Baswedan lebih banyak berkelit dan menghindari pertanyaan, bahkan enggan untuk menjelaskan. 

"Diminta penjelasan resmi di DPRD Jakarta, Anies Baswedan malah kabur. Ini seperti jelas ada kejanggalan di sana," ucap dia.

Selain itu, Rudi menganggap masyarakat Jakarta telah dirugikan atas gelaran Formula E di tengah pandemi covid-19. 

Menurut dia, kerugiaan bahkan sudah terjadi sejak kali pertama Formula E batal digelar pada tahun 2020. 

Baca Juga:Apresiasi KPK Usut Dugaan Korupsi Formula E Jakarta, MAKI: Diduga Pemborosan

"Sudah berapa duit warga Jakarta yang dikeluarkan untuk Formula E, terlebih batal sejak 2020 hingga 2021. Nah, tahun 2022 ini apakah jadi digelar? Siapa yang tahu?" pungkasnya.