Kisah Saiman dan Halimah Selamat Saat Rumah Terkubur Erupsi Gunung Semeru

 

Kisah Saiman dan Halimah Selamat Saat Rumah Terkubur Erupsi Gunung Semeru

Minggu, 5 Desember 2021 16:03Reporter : Darmadi Sasongko
  •  
  •  


Pengungsi erupsi Gunung Semeru. ©2021 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Pasangan Saiman dan Halimah berulang kali mengucapkan puji syukur dapat menyelamatkan diri saat erupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12) pukul 15.00 WIB. Kendati rumahnya dalam kondisi rusak berat dan terkubur lahar, namun nyawanya berhasil selamat dari bencana tersebut.

Rumah warga Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, itu diterjang awan panas bercampur air. Namun segera disadarinya untuk menyelamatkan diri kendati harus meninggalkan semua harta kekayaannya.

"Sangat bersyukur masih bisa selamat," kata Saiman di Pengungsian Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang.

Saiman menceritakan kalau kejadian tersebut berlangsung cepat dan mengagetkan semua warga. Seketika warga bingung dengan kejadian yang tiba-tiba gelap gulita itu.

"Tak ada suara atau tanda-tanda, tiba-tiba suara tetangga teriak-teriak, langsung bikin saya bingung," ucap Saiman.

Halimah menambahkan, saat luncuran awan panas datang warga gaduh, dan kondisinya mendadak gelap. Hatinya pasrah dan berdoa agar mendapat keselamatan, meski tetap tidak dapat menyembunyikan kepanikan.

"Semua gelap tidak ada cahaya sedikit pun, hanya terdengar teriakan orang-orang," kata Halimah.

Saiman dan Halimah mengaku langsung berlari ke arah selatan untuk menyelamatkan diri. Keduanya pun lega saat warga memberinya pertolongan berupa tumpangan untuk menuju lokasi pengungsian. [gil]