Wali Kota Kediri Ajak Gibran Kerjasama Pulihkan Ekonomi

 

Wali Kota Kediri Ajak Gibran Kerjasama Pulihkan Ekonomi

Selasa, 14 Desember 2021 04:30Reporter : Arie Sunaryo
  •  
  •  


Wali Kota Kediri dan Gibran di Acara Busines to Busines Sinergi Kadin Kota Kediri. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengagumi keberhasilan Kota Solo dalam pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga bisa naik kelas. Dia juga mengapresiasi sejumlah kegiatan promosi seperti Solo Great Sale (SGS).

Dia pun ingin menduplikasi sejumlah event yang dinilainya sukses untuk mendorong pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

“Kita dengar di Solo ini Great Sale (SGS) berhasil, produk-produk UMKM-nya juga naik kelas. Kami dari Pemerintah Kota Kediri khususnya Kadin, mencoba untuk kerjasama. Kalau berhasil harapan kami pemulihan ekonominya akan jauh lebih efektif. Karena saya melihat Solo sudah berhasil ya kita menduplikasilah, kira-kira seperti itu,” kata Abdullah di Solo Paragon Hotel, Senin (13/12).

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menawarkan program rumah kurasi dan sejumlah program lainnya agar bisa diduplikasi atau dikerjasamakan dengan program serupa milik Pemkot Solo.

Abdullah juga mengagumi keberadaan dua kampung batik yang ada di Solo. Yakni Kampung Batik Laweyan dan Kampung Batik Kauman yang dinilainya telah berhasil mengubah lingkungan. Pihaknya ingin mencontoh kedua kampung untuk kampung serupa yang memproduksi tenun ikat di Kediri.

“Saya melihat dua kampung batik di Solo ini yang dari dulu sudah moncer banget. Kampung itu bisa mengubah lingkungannya, kalau di Kediri belum sampai mengubah lingkungannya. Kami berharap kita bisa mencontoh Laweyan dan Kauman. Lalu kainnya juga bisa dikolaborasikan. Nanti kalau ada Solo Batik Carnival kami akan diundang, kita coba kolaborasikan,” ujarnya.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi ajakan kerjasama tersebut. Pihaknya akan membahas mengenai kolaborasi tersebut dengan pengrajin UMKM di Kota Solo, termasuk kolaborasi batik dengan tenun ikat.

"Mungkin nanti kita bisa kita bicarakan lagi untuk proses kolaborasinya seperti apa,” ungkapnya.

Sebelum dengan Kota Kediri, Gibran menyebut sudah melakukan kerjasama pariwisata dengan daerah lain. Di antaranya dengan Kota Yogyakarta. Menurutnya, semua dilakukan demi untuk percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. [fik]